Menembus Batas, Menyentuh Asa: Mahasiswa Komputerisasi Akuntansi Polines Ukir Prestasi Nasional Lewat Inovasi Pangan dan Pendidikan

Langkah kecil dari ruang kelas mata kuliah Kewirausahaan (KWU) kini telah menjelma menjadi pijakan prestasi nasional. Empat mahasiswa dari Program Studi Komputerisasi Akuntansi, Politeknik Negeri Semarang (Polines), sukses mengharumkan nama Polines dalam ajang National Essay Competition (NESCO) yang diselenggarakan di Malang pada 26–27 Juli 2025.

Tim yang terdiri dari Arkadeva Bima Wikananta, Annisa Firdaus, Inaya Pinkan Prasetyo, dan Alliyah Salma Khaerunnisa dari kelas KA-3A Jurusan Akuntansi Polines berhasil menyabet Silver Medal kategori Pangan, Bronze Medal kategori Pendidikan, dan Juara Favorit Poster dalam kompetisi yang diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi ternama seperti Universitas Udayana, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Politeknik Negeri Malang, Universitas Pancasila, dan berbagai perguruan tinggi lainnya.

Kami melihat peserta dari seluruh Indonesia. Artinya, level persaingan sangat tinggi. Tapi justru di situlah kami terdorong untuk memberikan yang terbaik,” ujar Arkadeva, salah satu anggota tim.

Tak sekadar kompetisi, proyek ini merupakan buah dari pembelajaran mata kuliah KWU yang diampu oleh Atif Windawati, S.ST., MBA. Dengan pendekatan kolaboratif dan aplikatif, tim ini mengangkat isu-isu strategis seperti keberlanjutan pangan dan transformasi pendidikan, dua sektor yang memiliki urgensi tinggi di Indonesia saat ini.

Kami ingin membawa ide kami ke level yang lebih tinggi. Tak berhenti di podium, tapi sampai benar-benar bisa diimplementasikan di masyarakat,” tambah Alliyah, anggota tim lainnya.

Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, tim ini menjadikan kompetisi sebagai sarana untuk tumbuh dan belajar. “Jangan takut keluar dari zona nyaman. Kompetisi seperti ini bukan hanya soal siapa yang menang, tapi tentang proses belajar, membangun kepercayaan diri, dan mengasah kemampuan berpikir kritis,” pesan Inaya mewakili tim.

Prestasi mereka membawa semangat baru bagi mahasiswa Polines dan generasi muda Indonesia. Bukti bahwa dengan keberanian untuk mencoba, ide-ide sederhana pun bisa menjadi solusi nyata untuk tantangan global.

Dengan capaian ini, mereka tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga harapan besar untuk masa depan.